Batere kedua atau Portable Charger?

Sering dapat keluhan dari teman-teman yang pengguna smartphone atau ponsel pintar itu, dimana kekuatan baterai ponsel mereka tidak cukup untuk memberikan daya sampai seharian penuh, kadang hanya dalam hitungan jam sudah habis (doh) lalu manakah yang bijak untuk dibeli? membeli batre kedua ataukah membeli pengisi daya eksternal atau sering disebut portable charger/ power bank? (thinking)

charge

Dengan harga yang relatif mirip antara membeli baterai lagi atau membeli sebuah perangkat portable charger, menjadi dilema bagi beberapa orang, apalagi dengan banyaknya jenis dan kapasitas dari portable charger itu sendiri makin bikin bingung saja (annoyed) ada yang tambah mengeluh, kok portable charger saya ga bisa mengisi sampai penuh sih, padahal kapasitasnya sudah diatas kapasitas baterai saya (lonely)

Berapa sih kapasitas aslinya?

IMG_1528

Contoh portabel charger

Dengan mengambil contoh portable charger yang tertulis kapasitas 5600 mAh dan kapasitas baterai ponsel miliknya 1380 mAh,

jika dibagi secara langsung 5600/1380 = 4,05

dengan spesifikasi seperti itu seharusya dapat mengisi baterai ponselnya sampai penuh sebanyak 4x bahkan masih ada sisa bukan? tapi kenyataannya baterainya hanya bisa diisi 3x itupun yang terakhir tidak penuh, tapi portabel chargernya sudah habis. (thinking)

IMG_1516IMG_1517isinya portabel charger

Jadi kalau dilihat konstruksinya, sebuah portable charger itu isinya ya batre juga, disini konfigurasi dan jenis batrenya yang akan membedakan kapasitasnya, lalu bila diukur maka akan terlihat bahwa baterai dalam portabel charger itu memiliki tegangan kurang dari 4 Volt, kira-kira 3,9 Volt menurut pembacaan avometer (pembacaan bisa salah karena avometer belum dikalibrasi dan berupa analog bukan digital atau juga bisa karena baterai dalam kondisi terpasang bukan dalam kondisi terlepas, menurut datasheet batre tersebut memiliki tegangan kerja 3,7 volt) dan tegangan baterai ponsel adalah 3,7 volt

samsung 18650datasheet batre

IMG_1518

Pembacaan Tegangan batre Portabel Charger

IMG_1521-001

Tegangan baterai ponsel

IMG_1523

Pembacaan Tegangan baterai Ponsel

Dengan menggunakan rumus daya (P) yaitu perkalian dari arus (I) dan tegangan (A) maka diperoleh daya dari portabel charger 5600 mAh adalah

V x I = P

5600 mAh x 3,7 Volt = 20720 mWh

Tegangan keluaran portabel charger adalah 5Volt DC, maka perlu diberikan suatu rangkaian untuk mengubah tegangan tersebut, dengan daya yang sama dan tegangan yang berbeda akan diperoleh arus yang berbeda. maka dengan tegangan 5Volt diperoleh arus sebesar

20720 mWh / 5 Volt = 4144 mAh

dan disaat perubahan tegangan tersebut dapat dipastikan ada rugi-rugi daya, dengan contoh perhitungan efisiensi sebesar 80% pun (yang termasuk bagus) maka kapasitas maksimal portabel charger menjadi

80% x 4144 mA =  3315,2 mAh

dengan kapasitas baterai ponsel yang sama 1380 mAh maka

3315,2 / 1380 = 2,402

Disini diperoleh bahwa kira-kira portabel charger itu hanya dapat mengisi sebanyak 2x dan hanya sisa sedikit saja untuk pengisian ketiga. Jadi kapsitas tertera pada bodi portabel charger belum tentu dapat terpakai semua.

lalu apa sih keuntungan dan kerugiannya, baterai atau portabel charger?

kalau membeli Baterai tentu lebih mudah karena tidak perlu menunggu charging, ponsel sudah sapat digunakan lagi, sementara baterai yang lain dapat dicharge dengan alat tambahan, tentunya kerugiannya jika memiliki banyak ponsel yang berbeda baterainya ribet musti bawa-bawa baterai banyak dan lebih lama menunggu proses booting ponsel

kalau memilih portabel charger tentu menguntungkan apabila memiliki perangkat yang berbeda-beda jenis baterainya karena dengan harga yang sama dapat mengisi beberapa perangkat, kerugiannya tentu lebih lama proses pengisiannya juga dan jika hanya mempunyai satu output harus bergantian.

jadi pilihannya adalah? tentu kalau ada dana silakan membeli keduanya tentu lebih bijak (idiot) (taser) . (drinking) (goodluck)


13 Responses to “Batere kedua atau Portable Charger?”

Leave a Reply